Writing (script) for broadcasting

 

Pendiri ACT Mulai Belagu! Sebut Dirinya Berhak Korupsi Dana Umat: Saya Gini-Gini Ustaz!

 Minggu, 10 Juli 2022 16:52 WIB


Pendiri ACT, Ahyudin. (Foto: Ist).

JAKARTAPOSKOTA.CO.ID - Pendiri ACT, Ahyudin, melontarkan pernyataan kontroversi terkait kasus korupsi dana umat yang menjerat dirinya dan lembaga tersebut. Ia mengklaim dana yang dikorupsi merupakan hak yang harus ia terima sebagai petinggi.

Ahyudin belakangan menjadi perbincangan publik usai dirinya diketahui menerima gaji ratusan juta selama bekerja di ACT. Laporan Majalah Tempo mengungkap bahwa gaji yang ia peroleh disinyalir ditilap dari donasi umat. 

Baru-baru ini, video pengakuan Ahyudin yang mengaku dirinya adalah seorang  Ustadz mendadak menjadi perbincangan netizen setelah video pendek itu diunggah akun twitter @Katrinrienks.

“Gaji Besar Petinggi ACT. Para petinggi Aksi Cepat Tanggap sebagian besar adalah pendiri yayasan mendapat gaji ratusan juta rupiah per bulan. Belum termasuk fasilitas dan uang saku saat kunjungan,” demikian keterangan pada video tersebut, dikutip Ahad (10/7/2022). 

Dalam video itu Ahyudin tampak seperti sedang  seperti mengobrol dengan seseorang di dalam sebuah ruangan. Ahyudin mengaku dirinya mustahil untuk bekerja curang apalagi mengkorupsi donasi umat yang disalurkan lewat ACT. 

Dia bilang, sebagai penggagas berdirinya lembaga itu, dirinya hanya mengambil apa yang menjadi haknya.

“Saya gini-gini ustaz. Saya hanya mengambil apa yang menjadi hak saya,” ujar Ahyudin sembari mengelus-elus jenggotnya. 

Ahyudin menegaskan saat mendirikan ACT, dirinya sampai menggelontorkan dana hingga triliunan rupiah, itu uang pribadi dan bukan dari donasi masyarakat, maka ketika lembaga itu sudah beroperasi Ahyudin jelan ingin balik modal. 

“Anda bayangkan seorang saya yang melahirkan lembaga ini, triliun lembaga ini, dan itu bukan dana zakat,” tuturnya. 

Tidak sampai di situ, Ahyudin lantas menjelaskan ACT bisa bertahan selama bertahun-tahun karena lembaga itu memang hidup dari donasi umat.

“Dana program. Tidak ada project program, tidak ada dana. Semua project program,” tandasnya.(*)

 

 

 

 

 

 

SYNOPSIS OF THE NEWS

Pendiri ACT Ahyudin, membuat pernyataan yang kotroversi terkait kasus korupsi dana umat yang menjerat dirinya dan lembaga tersebut.

 Ahyudin mengklaim dana yang dikorupsi merupakan hak yang harus ia terima sebagai petinggi.

video pengakuan Ahyudin yang mengaku dirinya adalah seorang  Ustadz mendadak menjadi perbincangan netizen setelah video pendek itu diunggah akun twitter @Katrinrienks

Dalam video itu Ahyudin tampak seperti sedang mengobrol dengan seseorang di dalam sebuah ruangan. Ahyudin mengaku dirinya mustahil untuk bekerja curang apalagi mengkorupsi donasi umat yang disalurkan lewat ACT. 

“Saya gini-gini ustaz. Saya hanya mengambil apa yang menjadi hak saya,” ujar Ahyudin sembari mengelus-elus jenggotnya. 

 

Script news

Good morning viewers

Hello and welcome to the UMT News. My name is Parida Hanum and I will be accompanying you to five minutes forward. Our story today is about the ACT Founder Getting arrogant! Calls Himself the Right to Corruption of People's Funds: I'm Like This Ustaz!

The founder of ACT, Ahyudin, made a controversial statement regarding the corruption case of public funds that ensnared him and his institution.

    Ahyudin admitted that the corrupted funds were a right that he had to accept as a senior official.

Ahyudin's video confession that he was a Ustadz suddenly became a netizen conversation after the short video was uploaded to the Twitter account @Katrinrienks

In the video, Ahyudin is seen chatting with someone in a room. Ahyudin admitted that it was impossible to work fraudulently, let alone to corrupt people's donations channeled through ACT.

"I am like this  Ustadz. I only take what is rightfully mine," said Ahyudin, stroking his beard.

That's the news for this morning,

Follow the next update on UMT News in an hour. I'm Parida Hanum, good morning and bye)

 

 

 

 

 


Referensi

https://poskota.co.id/2022/07/10/pendiri-act-mulai-belagu-sebut-dirinya-berhak-korupsi-dana-umat-saya-gini-gini-ustaz?halaman=2

 


Comments